Selasa, 15 November 2011

ini temanku (part 5)

(AHR)
tempat, tanggal lahir : 11 Maret 1994
alamat : sariharum
anak ke 3 dari 3 bersaudara. (bungsu!!!!)
seorang lelaki yang jago membuat perut kita tak berhenti terkocok karena terus tertawa akan tingkahnya.

aku hanya tau tentangnya dari sekitaran temanku yang ikut eskul angklung. awalnya aku hanya tau tentang dia, ketika dia mempunyai masalah dengan teman-temannya karena seorang perempuan yg waktu itu menjadi kekasihnya. yah aku hanya sekedar tahu.
setelah kenaikan kelas, akupun berada satu kelas dengannya, samar - samar aku ingat, ketika awal masuk kelas dua, aku masih sibuk mengurusi MOS anak kelas satu, dan ketika aku memiliki kepentingan untuk keliling kelas ternyata ketika masuk ke kelasku sendiri, hal yg akan aku sampaikan ternyata sudaj diasampaikan sebelumnya oleh rekanku, yah aku malu disitu, dan aku ingat ia berkata " kalo aku jadi cacing pasti uda 'gegelepekan' malu!" yaaah dalam b.sunda yg kental. akupun hanya tertawa, dan menjadi kesan pertamaku terhadapnya.
semakin lama aku mengenalnya,semakin nyaman aku menjadi sahabantnya, oiya, hampir setiap hari dibalik senyumannya dan juga tawa pasti ada cerita tersembunyi tentang kisah cintanya. aku sangat senang bisa jadi member of his story telling. yaaah, disaat itu aku bisa melihat sisi lain dari seorang temanku ini. dia sering berbagi cerita tentang apaaa saja yg dia ketahui, baik keluarganya, teman - temannya, sahabatnya sampai dirinya sendiri. yaaah bercerita dengannya memang tak pernah ada habisnya. terutama untuk tertawa.
dia menyukai sesuatu yang berhubungan dengan seni, karena dengan seni kita bisa mengekspresikan segala macam rasa yang sedang kita rasakan. diapun sering memberi tahuku tentang seni. yaaah aku punya satu kalimat yg sering dia ucapkan :


"Art is the different things."

Bandung, 23 November 2011
20:02

Rabu, 02 November 2011

ini temanku (SMA) part 4

(FA)
tempat, tanggal lahir : 19 september 1994
alamat : sersan ledeng
anak ke 2 dari 2 bersaudara. (bungsu again!)
seorang Pria tapi gadis (?) yang tak pernah berhenti mengoceh.

Awalnya aku tak mengenal dia, tetapi karena kelas dua aku sekelas dengannya,yaah.. bencana itu datang, perkenalan antara kami dimulai. hahaha aku merasa awalnya dia seseorang yang yaah.. tak banyak bicara aka jaim tapi ternyata 100 persen salah. aku mulai dekat dengannya tidak secara langsung tapi lewat social network, sejak itu disekolahpun aku sudah bisa bercanda ria dengannya hingga kini.selain itu,aku semakin dekat dengannya karena aku dan teman - teman sudah mulai sering bermain bersamamengunjungi setiap rumah dari kita.
ada satu waktu dimana sekolahku berulang tahun,aku sebagai pengurus OSIS mengadakan acara untuk syukuran, dan dia diambil menjadi salah satu pembantu umum ikut membantu menjadi panitia, saat acara berlangsung,oooh bahkan dari sebelum hari itu, ia sedang jomblo dan mencari seorang kekasih, yang aku tahu dia ternyata 'naksir' adik kelas dan aku juga tau teman sekelaspun ada yang dia taksir.
hari itu dia pertama kali saling berkirim pesan dengan adik kelas, pagi itu dia bercerita padaku ternyata dia tidak suka.. eheem tidak jadi menaksirnya karena sesuatu hal,okelah whatevah.
dan ketika dia bertemu dengan salah seorang adik kelas yg masih pengurus OSIS, tiba - tiba ia bilang padaku bahwa dia sepertinya menaksir adik kelas yg lain yaa yang tadi bertemu. wadooh bener - bener nih cowo banyak ameeet naksir cewe.
dari sejak itulah aku dekat dengannya akupun terkadang mendengarkan curhatan mereka berdua hingga mereka berdua akhirnya menjadi dua sejoli. itu salah satu faktor aku bersahabat dengan dia, tapi faktor utama yaa takdir. hahaha

banyak yang aku kagumi dari dirinya, ia seorang anak yang benar - benar patuh pada orang tua dan dia sangat sayang pada keluarganya, seorang keluarga sederhana tetapi saling perhatian. dia seorang yang pantang menyakiti hati siapapun, mungkin menurutnya lebih baik di pendam daripada orang lain sakit hati oleh karenanya, itu yang aku lihat dari dia. itu yang membuat aku kagum padanya hingga detik ini.

i'm so proud can be your best friend.

bandung,2 November 2011
21.50 WIB

Rabu, 24 Agustus 2011

ini temanku (SMA) part 3

(ARC)
tempat, tanggal lahir : 28 Februari 1995
alamat : masuk budi sari.
anak ke 2 dari 2 bersaudara. (bungsu!)
seorang perempuan yang yaaah i can't explain it. sorry. hahahaha

Angklung. ini dia ajang aku bisa tau dia. #hanya sebatas tahu.
terus menyendiri, terkesan tak punya teman, tapi maaf semua yang bersamanya itu temannya, tapiiii kenapa dia jarang berbicara ya? yasudahlah tak perlu juga aku pikirkan, mungkin memang begitulah sifatnya.
hingga akhirnya, ketika pertama kali aku memasuki kelas sebelas, kegiatan belajar mengajar telah dilaksanakan dari dua hari yang lalu, dan aku tidak mengikutinya karena alasan harus memperkenalkan sekolah ini pada adik - adk baruku. tetapi siapa dia yang selalu bersama NHF? sepertinya aku tahu. oh dia. pikirku. kukenalkan diriku padanya begitupun dia, hingga jam, hari , minggupun berlalu. aku kini sudah cukup akrab dengannya. yah ternyata aku tahu bahwa dia sama sekali bukan seseorang yang pendiam. yah hanya sedikit diam (?).

semakin berjalannya waktu, diapun sering bercerita bahwa memang, dulu ia sangat tidak betah sekolah disini dan alasan utamanya... teman. bisa kutebak itu. namun, setelah pertemanannya denganku, perasaan tidak betahpun sedikit demi sedikit terkikis dan akhirnya menghilang. aku bersyukur temanku bertambah lagi.

sampai kami di kelas tiga ini, sudah banyak kenangan yang aku lewati bersama, cerita - ceritapun mengalir dari mulutnya dan kita dengarkan dengan seksama. dari mulai ibu, ayah. kaka laki-lakinya yang tak pernah akur dengannya (benar-benar seperti batatu (bayi tapi tua)) haha hingga masalah "kecengan" dengan semangat tak pernah seharipun mulutnya berhenti bercerita.

ia pernah bercerita bahwa sang ibu selalu memaafkannya ketika dia salah, diapun bercerita bahwa ia sedikit mengalami kendala dalam cita - cita, dan yaah sang ibu jualah yg menjadi motivator untuknya.
ia datang dari keluarga yang berasal dari satu daerah jawa. pernah satu hari ketika baru saja kami pulang dari perjalanan wisata bali - lombok yang memakan waktu 3 hari, baik perjalanan laut maupun darat. jam 7 pagi kita sudah sampai di bandung, dan ketika aku bangun dari tidur 'siangku', dia memberi kabar bahwa siang ini juga dia harus pergi ke Jawa karena sang nenek telah tiada 'innalillahi wa inna ilaihi rojiun' saat itu yg aku bayangkan hanyalah rasa lelah. mungkin aku tak kuat untuk melakukan perjalanan kembali selama +- 12 jam dengan menggunakan mobil pribadi, waaa bisa bisa mabok darat .yakin. tapi jika aku menjadi dia, yah tiada pilihan lain.
tapi, aku berbeda dengannya, dengan rasa sayang pada sang nenek, iapun bergegas melakukan perjalanan jauh 'kembali'. itu salah satu cerita darinya yg hingga saat ini tak aku lupakan.

dia seorang temanku yang selalu tertawa jika kita sudah bercerita, cerita dengannya tentang apapun itu pasti tak ada yang tidak dilalui dengan tertawa.
satu saat samar - samar aku ingat dia berkata 'ayo zein! sama kamu mah ketawa terus'
yap. akupun merasa demikian.
thank you for your smile.

Aug, 24th 2011
5:14am




Selasa, 23 Agustus 2011

ini temanku (SMA) part 2

(JA)
tempat, tanggal lahir : 24 Agustus 1994
alamat : yaah bisa dibilang supratman.
anak ke-2 dari 3 bersaudara.
seorang perempuan yang terobsesi menjadi seorang pemimpin negara yang ia cintai. amin doaku selalu mengiringimu sobat :D

awalnya, kepercayaan dirinya yang membuat aku kenal dengannya, kelas 10 ia selalu ceria memperkealkan dirinya padaku, periang. itulah kesan pertama darinya yang membuat aku selalu terseyum geli mengingatnya. hanya sekilas pertemuanku dengannya di kelas 10 itu.
ternyata kelas 11 takdirku bertemu dengannya hingga akhirnya persahabatan ini terjalin.
karena, satu ruangan inilah yang akan menjadi saksi persahabatan kita, saat itu hari sekolah dibebaskan tak ada kegiatan belajar mengajar, dan kita sangat bosan hanya diam di sekolah akhirnya ada yang memutuskan untuk pergi bermain ke rumah ARC yaaa kitapun akhirnya berangkat, canda ria tawa menyelimuti suasana saat itu.

2 hari setelah itu, kembali kita bertemu di rumah ARC, saat itu JA meminta aku untuk menemaninya pergi ke rumah neneknya mengisi kekosongan belajar, yaaa setelah aku izin pada umi abi, sorenya kami berangkat ke ciamis.
dari sinilah persahabatan kami terjalin dengan sangat erat, aku diajaknya berkeliling menemui sanak saudaranya, hingga pergi berziarah ke makam sang ayah, yang membimbingnya dari dunia yang berbeda, dimulai ketika ia duduk di kelas 3 SMP.
disinilah semua cerita tentang keluarga, hingga dirinya aku ketahui darinya.

disini pula aku tahu pribadinya, yang selalu tabah, ceria, berani dan sangat pengertian. hingga sampai saat ini aku jarang melihat kemarahannya yang berlanjut. akupun sangat tertegun melihat keluarganya, dari sesosok ibu yang sangat kuat, kaka yang sangat penyayang, adiknyapun memberi kesan saling menyayangi pada pertemuan pertamaku dengan keluarganya.

akupun tahu bahwa keluarga kecil ini adalah sebuah keluarga yang mempunyai intelektual di atas rata - rata.
saling menyayangi dan saling menjaga, itu yang selalu kulihat dari sebuah keluarga ini.

aku senang bersahabat dengannya.
because her, i can know about grateful.
thank you JA.

23 agustus 2011
12:44
aku menulis ini tepat satu hari sebelum JA terkurangi batas umurnya. :)

Jumat, 29 Juli 2011

ini temanku (SMA) part 1

bismillah.


Teman yang aku dapatkan di masa SMA, teman yang kerap memberitahu ketika salah, memberi applause ketika aku berhasil, teman yang selalu marah ketika aku tak pernah mengerti dia.

(NHF)
tempat, tanggal lahir : 10 juni 1995
alamat : bundaran ciumbuleuit
anak ke-2 dari 2 bersaudara.
seorang perempuan berkulit putih dan mengaku mirip dian sastro (obsesi!)
banyak banget fansnya sampe 1 sekolahpun belum cukup menampung, namun sayang berulang kali ia mengalami cerita cinta yg sangat menyedihkan meski hanya sekali menjalin hubungan (lho?! kumaha?)
sekian.

akupun tak ingat bagaimana pertama kali aku bisa dekat dengannya, hanya saja ketika masuk kelas 10, ia memiliki nama yang sama denganku, jadi masih segar dalam ingatanku ketika ia protes pada guru tentang kesalahan cetak namanya.
dari saat itu, aku tahu, dia orang yang berani memprotes ketika ia benar.
pertemanan itu terus berlanjut, dengan seiringnya waktu kamipun semakin akrab, dan aku mulai tahu bahwa ia salah seorang teman yang mudah diajak dekat denganku, meski saat itu aku masih sangat dekat dengan sahabat SMP.

satu tahun telah berlalu, persahabatan ini semakin erat ketika aku duduk di kelas sebelas, di tahun ini aku sudah sangat mengerti sifat temanku ini, seorang yang berani, dan tak pernah malu untuk mengemukakan pendapat meski itu salah ataupun mengagumkan, dan akupun mengerti ketika ia sedang tidak nyaman dekat denganku, ataupun jika aku memiliki kesalahan padanya namun aku tak tahu apa salahku dan hal itu kerap terjadi antara kita, aku yang mempunyai sifat 'cuek' hanya akan diam hingga emosi dia mereda. :))
tak jarang pula ia tiba-tiba saja marah, padahal aku hanya bermaksud bercanda, dan akupun sudah bisa memaklumi secara reflek biasanya aku menjauh.

walaupun dia yang paling muda diantara kami, tetapi dia memiliki pemikiran yang cukup dewasa, hanya saja tingkah lakunya saja yang masih terlihat kekanakan. itulah yang selalu membuat kami tertawa jika ia sudah melakukan hal yang benar - benar sangat kekanakan.

dialah yang paling rajin diantara kami, dalam hal pelajaran di sekolah ataupun tugas yang diberikan oleh guru. maka di kelas sebelas ini dia menggaet peringkat pertama di kelas. semangat akan hal apapun tak pernah memudar. itulah yang selalu membuat
aku kagum padanya.

sering ia bercerita tentang keluarganya, ia memiliki seorang kakak perempuan yang 4 tahun lebih tua darinya, ia sering bercerita bahwa ia sering berkelahi dengan sang kaka meski itu hal yang sepele, yaaah menurutku itu hal biasa terjadi di antara kakak beradik, masih dalam skala kewajaran :D
diapun bercerita tentang sang Ibu yang sangat ia kagumi, ayah yang sangat ia sayangi. hanya pernah satu saat, ia pernah bercerita konflik antara ayah dan ibunya, secara garis besar ia kesal oleh sang ayah yang hanya memberinya materi. aku terus mendengarkan hingga ia puas melimpahkan kekesalannya. di akhir obrolan kita menyimpulkan, bahwa sebenarnya di balik semua materi yang ayah berikan itu adalah semata - mata untuk kita, ayah yang kerja banting tulang demi memenuhi kebutuhan sang anak, demi kebahagiaan anak, ia rela bekerja seharian. namun, kenapa kita sebagai anak malah menyalahkannya? yaaa, ada salah satu sisi ayahpun harus memberikan perhatiannya, tetapi lebih baik kita sebagai anak yang mengalah, kita harus mengerti jika tak mendapatkan perhatian maka kita yang harus memberi perhatian kepadanya.

temanku inipun bercerita banyak hal tentang Sang Ibu, ia bercerita begitu berharga kedekatannya dengan sang ibu. dan ada satu hal lagi yang harus kita mengerti akan keinginan yang mungkin dimiliki oleh setiap Ibunda di dunia ini.
perbedaan pendapat kerap kali muncul, ketika kita memilih berjalan ke arah kanan, namun Ibu dengan yakinnya kita akan berhasil jika menempuh arah kiri.
kitapun medapat true story dari seorang motivator, jika ingin memilih jalan yang berbeda dengan ibunda maka buktikanlah terlebih dahulu bahwa kita bisa berhasil dengan melewati jalan kita sendiri. tetapi hal itu sangatlah sulit, maka jalan keluar yang lainnya adalah membanting setir dengan melewati jalan yang diarahkan oleh sang Ibu, selain mendapat ridho Orang Tua, kita bisa melihat hikmah apa yang bisa kita dapat melalui 'kekesalan' ini. dan kita harus selalu yakin, bahwa dalam setiap hal apapun pasti selalu terselip HIKMAH.

29/7/11 8:35pm WIB